KEAJAIBAN DAN MUJIZAT TUHAN

Dengan sangat bersemangat, Ps. Ishmael berjalan ke atas stage mencurahkan hati-nya tentang Roh Kudus. Beliau memulainya dengan mengingatkan kepada kita bahwa kita semua sudah diberikan panggilan Ilahi oleh Kristus Yesus dan setiap kita terhubung dengan panggilan Ilahi dari-Nya. Karena setiap kita sudah diperlengkapi oleh Roh Kudus dan karakter Kristus ada di dalam hidup kita.

Apakah artinya tanda-tanda? Tanda adalah sesuatu yang diberikan kepada kita karena sesuatu yang sudah terjadi. Sesuatu yang terjadi itu adalah hal yang kita tidak bisa lakukan atau pikirkan. Karena itu adalah hal yang mengejutkan. Itulah Tuhan. Itu mengindikasi bahwa pekerjaan kemustahilan itu karena Tuhan. Keajaiban adalah kegaguman. Sesuatu yang sudah dibuat yang tidak bisa dijelaskan atau diceritakan karena apa yang Tuhan lakukan terkadang tidak dapat ditangkap oleh pikiran manusia, otak manusia terbatas tapi Tuhan tidak terbatas.

Hal pertama yang beliau sampaikan adalah apabila Anda mau bergerak dengan tanda-tanda ajaib dan mujizat, milikilah karakter Kristus di dalam hidup Anda. Dari mana kita mengetahui bahwa karakter Kristus itu? Semuanya dapat kita temukan di dalam ALKITAB. Seperti kita tahu, Roh Tuhan sedang dicurahkan begitu kuat di antara kita. Kita sedang berada di generasi di mana manifestasi Tuhan yang terbesar sedang dicurahkan. Waktu manifestasi Tuhan dan api Tuhan dicurahkan, hidup kita dipulihkan, anak-anak Tuhan mulai hidup sesuai dengan apa yang dikatakan oleh Tuhan. Lebih dari itu, saat manifestasi Tuhan dicurahkan, kegelapan dihancurkan.

Hal yang kedua yang harus kita lakukan adalah kita harus berbalik kepada kuasa Pentakosta. Apa itu kuasa Pentakosta? Salah satunya adalah berbicara dengan bahasa-bahasa yang diberikan oleh Roh Kudus. Waktu kita mempunyai kuasa Pentakosta itu, setan bergetar dan takut kepada kita. Waktu tanda-tanda heran dan ajaib terjadi, ada suatu pengabunggan antara hal Ilahi dan hal manusiawi. Dengan kata lain, Yesus hidup di dalam manusia. Karena hal Surgawi menyatu dengan hal manusiawi saat mujizat itu terjadi. Di dalam 1 Korintus 2:1 dikatakan, “Demikian pula, ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tdak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepadamu.” Inilah alasan mengapa kita memerlukan tanda-tanda-Nya yang ajaib. Karena dengan itu imanmu berasal dari kuasa Allah yang mulia. Maka dari itu, untuk kita dapat mendapatkan kuasa itu, kita harus berbalik kepada Firman Allah yang murni.

TeamPortal (RA)